Sampit – Kegiatan Open House dan Pembukaan Pra Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (Pra MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di Sekolah Rakyat Permanen Terintegrasi 1 Kabupaten Kotawaringin Timur yang berlokasi di kawasan Wengga Metropolitan, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Kamis (30/07/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyambut peserta didik baru sekaligus memperkenalkan lingkungan sekolah permanen yang akan menjadi tempat belajar dan berkembang bagi anak-anak penerima manfaat Program Sekolah Rakyat.
Pelaksanaan Open House dan Pra MPLS bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik beserta orang tua atau wali untuk mengenal lebih dekat lingkungan sekolah, sarana dan prasarana, tenaga pendidik, serta sistem pembelajaran yang akan diterapkan. Melalui kegiatan ini diharapkan peserta didik dapat lebih siap, nyaman, dan percaya diri dalam memulai proses pendidikan di Sekolah Rakyat.
Pada Tahun Ajaran 2026/2027, Sekolah Rakyat Permanen Terintegrasi 1 Kabupaten Kotawaringin Timur menerima 270 peserta didik yang berasal dari keluarga tidak mampu di 17 kecamatan se-Kabupaten Kotawaringin Timur. Seluruh peserta didik telah melalui proses seleksi sesuai ketentuan program untuk memastikan bantuan pendidikan diberikan kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan.
Adapun jumlah peserta didik berdasarkan jenjang pendidikan terdiri atas:
- 50 siswa jenjang Sekolah Dasar Rakyat (SDR);
- 117 siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama Rakyat (SMPR); dan
- 103 siswa jenjang Sekolah Menengah Atas Rakyat (SMAR).
Keberadaan Sekolah Rakyat merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Dengan hadirnya fasilitas sekolah permanen yang terintegrasi, diharapkan peserta didik memperoleh lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta mendukung pengembangan karakter, pengetahuan, dan keterampilan.
Melalui kegiatan Pra MPLS, para peserta didik diperkenalkan dengan tata tertib sekolah, budaya belajar, fasilitas pendidikan, serta berbagai aktivitas yang akan mendukung proses pembelajaran selama menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang membangun kedekatan antara peserta didik, tenaga pendidik, dan seluruh unsur sekolah sehingga tercipta suasana belajar yang positif sejak hari pertama.
Dinas Sosial Kabupaten Kotawaringin Timur berharap penyelenggaraan Sekolah Rakyat Permanen Terintegrasi 1 dapat menjadi langkah nyata dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Dengan dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga pendidik, serta seluruh pemangku kepentingan, diharapkan para peserta didik dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi, dan mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa.


